PONDASI UMPAK & SLOOF PRECAST

Pada bangunan rumah tinggal sederhana (1 lantai) umumnya menggunakan pondasi batu kali atau pondasi setempat sebagai sistem pondasinya. Bentuk / ukuran dari pondasi tersebut biasanya tidak terlalu besar mengingat beban untuk rumah sederhana tidak sebesar dibandingkan bangunan bertingkat 2 atau lebih.

Pada proyek ini terdapat direksi keet (kantor lapangan) yang berbentuk bangunan semi permanen. Ada yang menarik ketika membangun direksi keet proyek ini, yaitu sloof dan pondasinya yang di precast. Mungkin terdengar aneh, sehingga muncul pertanyaan “Untuk apa sloof dan pondasi di precast?” atau justru “sloof dan pondasi precast, itu sih biasa”. Ya semua itu semua adalah pendapat masing-masing.

Bagi saya, melihat sloof dan pondasi di precast ketika membangun direksi keet ini adalah sesuatu yang cukup unik, sehingga saya merasa perlu untuk menceritakannya disini.

Dengan direksi keet yang terdiri dari 5 bangunan utama, precast pondasi ini cukup efisien untuk dilaksanakan. Bayangkan untuk membangun sloof direksi keet seperti ini.

Hanya dibutuhkan bekisting seperti ini.

Selain itu sistem precast ini membuat pekerjaan jauh lebih cepat, karena pondasi dan sloof sudah diproduksi terlebih dahulu, sehingga pada saat lahan siap untuk dikerjakan, sloof dan pondasi tinggal install dilapangan.

Berikut adalah beberapa foto pada saat pelaksanaan precast sloof :

  1. Siapkan bekisting sloof, olesi dengan minyak bekisting, dan pasang pembesian sloof.
  2. Cor sloof dengan panjang yang direncanakan, (panjang sloof yang ingin dicor dapat berubah dengan menggeser-geser salah satu sisi bekisting, tergantung kebutuhan dilapangan)
  3. Untuk pondasi umpak, bekistingnya menggunakan ember yang bagian bawahnya dilubangi
  4. Sebelum pengecoran bagian atas, telapak pondasi yg berbentuk persegi dicor terlebih dahulu. Pemasangan pembesian pada pondasi umpak berbarengan pada saat pengecoran.
  5. Setelah berumur 12~24 jam, bekisting dapat dibongkar, sloof dan pondasi umpak dapat ditumpuk atau dapat juga langsung diinstal.
  6. Bekisting dapat digunakan untuk mengecor kembali

– PROSES INSTALL NYA ADALAH SEBAGAI BERIKUT –

  1. Pasang patok / marking untuk posisi pondasi umpak, gali sebagian tanahnya.
  2. Setelah pondasi umpak terpasang, install sloof diatasnya.
  3. Cor pertemuan antara sloof dan pondasi umpak agar monolit.
  4. Setelah seluruh bangunan sloof dan pondasi umpak terpasang monolit, dilanjutkan pengurugan dan pemadatan tanah
Iklan
Pos ini dipublikasikan di DKBA. Tandai permalink.

19 Balasan ke PONDASI UMPAK & SLOOF PRECAST

  1. andre berkata:

    keren gan, penjelasannya lengkap plus gambar2nya….

  2. andre berkata:

    gan mau tanya klo suntik pondasi itu kayak apa, gimana spek teknis nya ? klo bisa ama gbrnya ya gan…hehehe…sory nih ngerepotin

  3. Lukito Kuntardjo berkata:

    Foto no 1 itu Zaenudin dan Yanuar dari PP cabang 3 Makassar ?

  4. abeng berkata:

    Salam Kenal Pak!!
    kalo desain /photo bekisting plat knockdown untuk sloof ukuran P=2m T=0.3m L=0.3m (buat precast).punya ga pa? biar bisa dipakai berulang!!

  5. Rean AIrlangga berkata:

    Dear pak
    kondisi tanah seperti apa pak yang dapat digunakan tanah seperti ini
    thx
    BR/
    Rean

  6. asril berkata:

    bisa ngak di area yang bergambut

  7. ramiyo berkata:

    Bagus Bos,ada nggak desain yg di pakai buat rumah sederhana 2 lantai yaa??,termasuk plat tentunya.Thanks.

  8. toony soetandy berkata:

    salam kenal
    saya tonny soetandy dari kalimantan timur
    saya sangat tertarik mengenai tulisan pondasi umpak & sloof precast yg bapak tulis
    kami adalah pengembang perumahan amatiran yang punya rencana besar tapi ilmunya gak ada
    dan sangat berharap bisa mendapat saran atau petunjuk dari bapak
    kalo bisa sekalian no hp bapak
    terima kasih atas perhatian nya

    • tf_afwa berkata:

      Salam kenal Pak Tonny,
      Semoga tulisan saya bisa menjadi inovasi buat bisnis perumahan Bapak di Kalimantan Timur.
      Jika ada yang ingin ditanyakan lebih detail mengenai pondasi umpak & sloof precast bisa diemail ke teguhfaizal@gmail.com pak, mudah-mudahan saya bisa membantu.

  9. alfi karima berkata:

    Wah baru tahu alternatif yg begini. Yg sy bingung, utk kolomnya gmana? Di gambar gak tampak lebihan besi dari umpak utk nyambung pembuatan kolom. Terus utk dindingnya gmana? Apa ada gambar yg sudh berdinding dan belum diplester? Mohon infonya. Terima kasih sebelumnya

    • tf_afwa berkata:

      Kebetulan bangunan contoh diatas hanya untuk direksi keet (bangunan temporary) mba Alfi. Kalau untuk bangunan rumah/ruko harus ada lebihan besi tulangannya, sesuai jumlah tulangan kolom dan diperhitungkan perhitungan lewatan (overlap) tulangannya

  10. imam berkata:

    Wah ilmu baru nih bung faisal , bisa diterapkan untuk rumah satu lanatai berarti ya ? tetapi yang menjadi pertanyaan kok besi besi stek kolom nya di tiadakan ya bung ?

    • tf_afwa berkata:

      Bisa Pak Imam, untuk proyek-proyek perumahan bisa digunakan untuk mempercepat pelaksanaan, tapi harus dengan dimensi pondasi yg lebih besar, misal 60×60 cm.
      Untuk rumah tinggal harus pakai besi tulangan (stek) untuk kolom nya,

      kebetulan contoh saya diatas hanya untuk direksi keet (temporary), konstruksi bangunannya hanya dari dinding rangka baja ringan+partisi GRC

  11. Nur Fahmy berkata:

    sangat informatif. keren bang.

  12. SM Birobangunan berkata:

    Ide yang sangat kreatif dan tepat guna, bagus sekali untuk dikembangkan lebih lanjut pada desain pondasi pada struktur bangunan 1 lantai pada perumahan tipe sederhana yang merakyat. Sekalian mohon ijin share di weblog kami ya? terima kasih sebelumnya….

  13. sapari berkata:

    Informasi yg pas buat saya saat ini. Terima kasih pak teguh. Ditunggu tulisan lanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s